Open Bill Adalah: Arti, Bedanya dengan Close Bill, dan Cara Memakainya
Open bill membuat tamu bisa memesan lagi tanpa membayar berulang kali. Ini arti open bill, bedanya dengan close bill, dan cara menjalankannya tanpa pesanan yang tercecer.
Di kedai yang tamunya duduk lama, pesanan jarang datang sekaligus. Kopi dulu, lalu camilan, lalu satu minuman lagi menjelang pulang. Kalau setiap pesanan harus dibayar di tempat, kasir sibuk menagih dan tamu repot mengeluarkan dompet berkali-kali. Di situlah open bill dipakai.
Arti open bill
Open bill adalah tagihan yang dibiarkan terbuka selama tamu masih di tempat. Setiap pesanan baru ditambahkan ke tagihan yang sama, dan pembayarannya dilakukan sekali saat tamu selesai. Istilah lain yang sering dipakai adalah bayar belakang atau tab.
Bedanya dengan close bill
Close bill adalah kebalikannya: pesanan langsung dibayar dan tagihannya ditutup saat itu juga. Pola ini umum di kedai takeaway, booth minuman, dan food court, karena tamunya tidak duduk lama dan antreannya harus cepat bergerak.
- Open bill: pesan dulu, bayar belakang. Cocok untuk dine-in, restoran keluarga, kafe tempat nongkrong, dan bar.
- Close bill: bayar di depan. Cocok untuk takeaway, booth, food court, dan jam ramai yang antreannya panjang.
- Banyak usaha memakai keduanya: open bill untuk tamu yang duduk, close bill untuk yang dibawa pulang.
Risiko open bill yang perlu dijaga
- Pesanan tambahan tidak tercatat. Pelayan menerima pesanan lisan tapi lupa memasukkannya ke tagihan, sehingga yang dimakan lebih banyak dari yang dibayar.
- Tagihan tertukar meja. Tamu pindah tempat duduk, tagihannya tertinggal di meja lama.
- Tamu ingin membayar terpisah. Satu meja berisi lima orang, dan masing-masing ingin membayar pesanannya sendiri.
- Tagihan lupa ditutup. Tamu sudah pergi tapi tagihan masih terbuka sampai tutup toko, sehingga kas dan laporan tidak cocok.
Open bill memudahkan tamu, tapi tanpa catatan yang rapi, yang paling sering bocor adalah pesanan tambahan.
Cara menjalankan open bill dengan rapi
- Ikat setiap tagihan ke nomor meja atau nama tamu, bukan ke ingatan pelayan.
- Pastikan setiap pesanan tambahan langsung mengirim checker ke dapur, supaya tidak ada yang dimasak tanpa tercatat.
- Cetak tagihan sementara bila tamu ingin melihat totalnya sebelum membayar.
- Sebelum tutup shift, periksa daftar tagihan yang masih terbuka.
Di Kelola, open bill disimpan ke meja dan bisa ditambah kapan saja selama tamu masih duduk. Checker langsung keluar di dapur, meja bisa dipindah, tagihan bisa dibagi per orang dengan split bill, dan saat pulang tamu bisa membayar dengan metode apa pun, termasuk sebagian tunai dan sebagian QRIS. Pesanan dari Menu QR masuk ke daftar yang sama, jadi tidak ada yang tercecer.
Lanjut membaca

