Aplikasi Kasir Gratis atau Berbayar: Mana yang Cocok untuk Usaha F&B?
Aplikasi kasir gratis menggoda untuk usaha yang baru mulai. Tapi gratis di awal bisa mahal di belakang. Ini cara menimbangnya dengan jujur.
Untuk usaha yang baru buka, setiap rupiah terasa. Wajar kalau aplikasi kasir gratis jadi pilihan pertama. Pertanyaannya bukan gratis atau tidak, melainkan apa yang dibutuhkan usahamu sekarang dan dalam enam bulan ke depan.
Kapan aplikasi gratis sudah cukup
- Menu masih sedikit dan dijual sendiri tanpa karyawan.
- Yang dibutuhkan hanya mencatat penjualan dan mencetak struk.
- Belum menghitung HPP atau stok bahan secara rinci.
Batasan yang sering muncul
- Fitur penting seperti stok bahan, resep, atau laporan untung sering hanya ada di versi berbayar.
- Jumlah produk, transaksi, atau perangkat dibatasi.
- Dukungan saat ada masalah terbatas atau tidak ada.
- Data sulit dipindahkan saat ingin berganti aplikasi.
Tanda sudah waktunya berbayar
- Mulai punya karyawan dan butuh hak akses berbeda untuk kasir dan pemilik.
- Stok bahan sering selisih atau habis mendadak.
- Tidak tahu untung bersih per bulan meski omzet terlihat ramai.
- Mulai menjual di GoFood dan GrabFood dengan harga berbeda.
Aplikasi yang tepat adalah yang biayanya lebih kecil dari kebocoran yang dicegahnya.
Hitungannya sederhana. Kalau selisih stok dan pesanan yang lupa tercatat membuat usaha kehilangan Rp20.000 sehari, sebulan sudah Rp600.000, jauh di atas biaya langganan aplikasi kasir pada umumnya.
Kelola bisa dicoba gratis 30 hari dengan semua fitur paketnya, tanpa kartu kredit. Setelah itu paket mulai Rp96.000 per bulan, dan pembayaran tahunan setara 10 bulan. Data bisa diekspor ke Excel kapan saja, dan tim Kelola membantu penyiapan menu, resep, dan printer di awal.
Lanjut membaca

