Contoh Laporan Laba Rugi Sederhana untuk Usaha Kuliner
Laporan laba rugi menjawab satu pertanyaan: setelah semua biaya dibayar, usaha ini untung berapa. Ini susunannya, contoh angka sebulan untuk sebuah kedai, dan cara membacanya.
Banyak pemilik usaha kuliner tahu omzetnya, tapi tidak tahu untungnya. Uang di laci terasa banyak, lalu habis untuk sewa, gaji, dan belanja bahan. Laporan laba rugi menyusun semua angka itu berurutan sehingga terlihat berapa yang benar-benar tersisa.
Susunan laporan laba rugi
- Penjualan kotor: semua penjualan sebelum potongan.
- Diskon dan retur: dikurangkan untuk mendapat penjualan bersih.
- HPP: biaya bahan dari menu yang terjual.
- Laba kotor: penjualan bersih dikurangi HPP.
- Biaya operasional: gaji, sewa, listrik, air, gas, komisi aplikasi pesan antar, dan biaya lain.
- Laba bersih: laba kotor dikurangi biaya operasional.
Contoh sebulan untuk sebuah kedai
Laporan laba rugi, satu bulan
- Penjualan kotor
- Rp60.000.000
- Diskon dan promo
- (Rp1.500.000)
- Penjualan bersih
- Rp58.500.000
- HPP, 35 persen dari penjualan bersih
- (Rp20.475.000)
- Laba kotor
- Rp38.025.000
- Gaji karyawan
- (Rp12.000.000)
- Sewa tempat
- (Rp6.000.000)
- Listrik, air, dan gas
- (Rp2.500.000)
- Komisi aplikasi pesan antar
- (Rp3.000.000)
- Biaya lain-lain
- (Rp1.500.000)
- Laba bersih
- Rp13.025.000
Dari penjualan bersih Rp58.500.000, yang benar-benar menjadi untung Rp13.025.000, atau sekitar 22 persen. Angka dalam kurung adalah pengurang. Yang paling besar setelah HPP adalah gaji dan sewa, jadi dua pos itulah yang paling menentukan titik impas.
Cara membacanya
- Laba kotor yang turun padahal penjualan naik biasanya berarti harga bahan naik atau takaran tidak terjaga.
- Laba bersih yang tipis padahal laba kotor sehat berarti biaya operasional terlalu berat untuk omzet sekarang.
- Bandingkan bulan ke bulan, bukan hanya angka satu bulan. Arah perubahannya lebih penting dari angkanya.
Omzet adalah yang masuk, laba bersih adalah yang tersisa. Yang kedua yang menentukan usaha bertahan.
Di Kelola, penjualan, diskon, dan HPP dari resep tercatat otomatis setiap transaksi. Di paket Enterprise, pengeluaran seperti sewa, listrik, dan gaji bisa dicatat sehingga laba rugi bertingkat, arus kas, dan titik impas tersusun sendiri dan bisa diunduh ke PDF atau Excel.

